Ibnu Athaillah) Rendah hati akan menumbuhkan kecintaan, dan lapang dada menerima pemberian Allah SWT akan melahirkan ketenangan jiwa. (Imam Syafiโ€™i) Biasakan untuk menyimak (mendengarkan) nasehat-nasehat, sebab sesungguhnya hati ketika kosong dari nasehat maka akan buta. (Abdul Qadir Al-Jailani) Rahasiayang Maha Indah Ibnu Athaillah al-Syakandari 2008-01-01 Perjumpaan dengan Yang Mahalembut, Yang Mahakuasa, dan Yang Apa yang terucap tak selamanya menggambarkan yang teralami. Syair, hikayat, dan munajat sering mereka jadikan sarana untuk mengungkapkan apa yang dirasa. Karena itulah keindahan dan kehalusan senantiasa mewarnai karya AdapunSyaikh Ibn Athaillah as-Sakandari berkata : Dengan syair2 keAgungan Allah dan Puji2an terhadap Rasulullah memiliki semangat cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan mendengarkan syair-syair yang di iringi oleh hadroh akan membawa dampak kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, karena syair-syair Islami yang dibawakan mengandung ImamAl-Ghazali,Imam Al-Muhasibi,Ibnu Athaillah,Ibnu Taimiyah,Abd Qadir Al-Jilani Kasidah Cinta & Amalan Wali Allah Keagungan La Illaha Illalah Dalam Mempertajam Mata Hati Visi 7 Mempertajam Mata Bathin Gitamedia Press Mengaji Lathaiful Minan - Biografi Dua Wali Allah & Pelajaran Pencerah Akal & Hati Mengaji Tajul Arus,Rujukan utama mendidik Menurutsaya, ajaran Ibn Arabi ini ke Indonesia merebak melalui Tharekat Al Sadziliyah, yang mana Tharekat ini didirikan oleh Imam Syadzili, dan dilanjutkan oleh Ibn Athaillah(W.1309), putranya. Ibn Athaillah ini semula seorang fuqoha pengikut mazhab Malikiyah, dia seorang pengajar di Al Azhar Kairo, dan perguruan Al Manshuriyah tetapi waaupu Dilahirkandi kota Dulash dengan nama Ibn Sa'id Ibn Hammad Al - Dilash Al- Busairi pada tahun 608 H. kemudian dia di besarkan di kota Busyair dan wafat di sana pada tahun 696 H. Ayahnya berasal dari kota Dulash, maka dari itu dia di nisbah namanya adalah Al- Dulashi, namun ia lebih di kenal dengan nama Al- Busairi karena di nisbahkan kepada nama desa ibunya yaitu . Ibnu Athaโ€™illah as-Sakandari, salah satu ulama sufi ternama yang menjadi rujukan para ulama menyatakan dalam karyanya, Al-Hikam, bahwa senang dan sedih adalah dua entitas yang tak bisa dipisahkan. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa sesuatu yang disenangi adalah juga sesuatu yang disedihkan. Jika yang disenangi banyak, maka kesedihan pun akan banyak. Sehingga Ibnu Athaโ€™illah menyatakan ู„ููŠูู‚ูู„ู‘ูŽ ู…ูŽุง ุชูŽูู’ุฑูŽุญู ุจูู‡ู ูŠูŽู‚ูู„ู‘ูŽ ู…ูŽุง ุชูŽุญู’ุฒูŽู†ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูโ€œTatkala berkurang apa yang membuatmu bahagia, maka berkurang pula apa yang membuatmu sedihโ€. Al-Hikam hlm 45Cuplikan di atas menunjukkan bahwa kebahagiaan seseorang ditentukan pada sedikit atau banyaknya cinta seseorang pada dunia seisinya. Penulis meyakini bahwa Syeh Ibnu Athaโ€™illah tidak melarang manusia menjadi kaya atau memiliki segala hal yang membuatnya bahagia. Namun beliau mengingatkan bahwa semakin banyak manusia cinta pada duniaโ€”dan itu membuatnya bahagiaโ€”maka semakin besar pula potensi kesedihan yang akan dialami jika suatu saat apa yang dicintai dan dimiliki hilang, dicuri, mati, hanyut, atau ditelan bumi. Dikatakan pula dalam sebuah syair ูˆู…ู† ุณุฑู‡ ุฃู† ู„ุงูŠุฑู‰ ู…ุง ูŠุณูˆุคู‡ * ูู„ุง ูŠุชุฎุฐ ุดูŠุฆุง ูŠุฎุงู ู„ู‡ ูู‚ุฏุงูุฅู† ุตู„ุงุญ ุงู„ู…ุฑุก ูŠุฑุฌุน ูƒู„ู‡ * ูุณุงุฏุง ุฅุฐุง ุงู„ุฅู†ุณุงู† ุฌุงุฒ ุจู‡ ุงู„ุญุฏุงโ€œBarang siapa bahagia jika tidak melihat sesuatu yang membuatnya susah dan sedih, maka janganlah ia mengambilnya jika khawatir kehilangan. Karena sesungguhnya seluruh kepantasan seseorang akan rusak jika melampaui batasโ€.Ulama dan uqolaโ€™, orang yang berakal mengatakan bahwa darโ€™ul mafaasid ahammu min jalbil mashalih, menghindari kerusakan lebih penting dari pada mencari maslahat. Dengan kata lain, kemampuan menghindarkan kerusakan akibat kesedihan harus didahulukan dari pada mengedepankan kemaslahatan berupa kebahagiaan yang timbul dari sesuatu yang bisa cepat dalam kitab Syarhul Hikam, seseorang raja mendapatkan kiriman gelas yang bertatahkan intan indah tiada tara. Sang raja sangat senang dan bahagia. Kemudian dia bertanya pada salah satu penasehatnya โ€œBagaimana pendapatmu?โ€ Penasehat berkata, โ€œGelas ini indah, tapi sebaiknya raja tidak punya, saya melihat ada musibah dan kefakiran.โ€ โ€œLho, saya justru senang punya gelas ini,โ€ protes sang raja. Penasehatnya pun menjawab, โ€œJika gelas ini pecah, maka hal itu adalah musibah tidak ada yang bisa memperbaiki. Jika gelas ini dicuri, maka engkau akan menjadi fakir dan engkau tidak menemukan ganti yang sepadan. Padahal sebelumya, engkau dalam keadaan aman tanpa musibah dan kefakiranโ€.Singkat cerita, sang raja tidak menghiraukan perkataan penasehatnya. Karena saking senangnya, setiap hari gelas itu dipakai. Ia tidak mau minum jika tidak menggunakan gelas saat, gelas tersebut jatuh dan pecah. Hati sang raja menjadi susah. Nafsu makannya hilang beberapa hari. Dia pun memanggil penasehatnya dan berkata, โ€œKamu benar, kalau dulu saya tidak punya gelas itu, pasti tidak akan ada kejadian gelas pecah dan aku pun tidak akan sedih.โ€Syukur; Kunci BahagiaHadis Rasul SAW yang menjelaskan tentang syukur tidaklah sedikit. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah berikutุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู… ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุงู†ู’ุธูุฑููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุณู’ููŽู„ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู†ู’ุธูุฑููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ู‡ููˆูŽ ููŽูˆู’ู‚ูŽูƒูู…ู’ ููŽู‡ููˆูŽ ุฃูŽุฌู’ุฏูŽุฑู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุชูŽุฒู’ุฏูŽุฑููˆุง ู†ูุนู’ู…ูŽุฉูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ โ€œDiriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, โ€œRasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamuโ€ HR. Bukhari-MuslimHadis di atas menjelaskan bahwa manusia dituntut untuk bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT. dengan bersyukur, maka tidak akan ada sifat iri hati, dengki, dan tamak yang berlebihan. Sifat-sifat buruk tersebut menjadikan hati seseorang tenang, tentram, dan tentu bahagia karena jauh dari sifat membanding-bandingkan dengan Aโ€™lam. Syekh Ibnu Athaillah menjelaskan bentuk cinta kepada Allah. Menurutnya, cinta kepada Allah yang kerap diucapkan banyak orang bisa saja merupakan cinta palsu, tetapi bisa juga cinta sejati. Cinta kepada Allah memang mudah diucapkan, tetapi pembuktiannya ini yang membutuhkan Ibnu Athaillah dalam hikmah berikut ini menyatakan ciri cinta sejati dan cinta palsuู„ูŠุณ ุงู„ู…ุญุจ ุงู„ุฐูŠ ูŠุฑุฌูˆ ู…ู† ู…ุญุจูˆุจู‡ ุนูˆุถุงู‹ ุฃูˆ ูŠุทู„ุจ ู…ู†ู‡ ุบุฑุถุงู‹ . ูุฅู† ุงู„ู…ุญุจ ู…ู† ูŠุจุฐู„ ู„ูƒ ู„ูŠุณ ุงู„ู…ุญุจ ู…ู† ุชุจุฐู„ ู„ู‡Artinya, โ€œPecinta itu bukanlah orang yang mengharapkan imbalan dari kekasihnya atau mengejar sebuah tujuan dari sang kekasih. Pecinta itu orang yang berbuat sesuatu untukmu. Pecinta itu bukan orang yang diberikan sesuatu olehmu.โ€Menjelaskan hikmah ini, Syekh Syarqawi menjelaskan bahwa orang yang mengaku cinta kepada Allah takkan mengharapkan apapun atas amal ibadahnya. Orang yang cinta sungguhan kepada Allah hanya mengharap ridha-Nya sebagai keterangan Syekh Syarqawi berikut iniู„ูŠุณ ุงู„ู…ุญุจ ุงู„ุญู‚ูŠู‚ูŠ ุงู„ุฐูŠ ูŠุฑุฌูˆ ู…ู† ู…ุญุจูˆุจู‡ ุนูˆุถุงู‹ ุนู„ู‰ ุนู…ู„ ูŠุนู…ู„ู‡ ูู„ุง ูŠู‚ุตุฏู‡ ุจุฃุนู…ุงู„ู‡ ุงู„ุตุงู„ุญุฉ ุฌู†ุฉ ูˆู„ุง ู†ุฌุงุฉ ู…ู† ู†ุงุฑ ุฃูˆ ูŠุทู„ุจ ู…ู†ู‡ ุบุฑุถุงู‹ ู…ู† ุงู„ุฃุบุฑุงุถ ุงู„ุฏู†ูŠุงูˆูŠุฉ ูˆุงู„ุฃุฎุฑูˆูŠุฉ ูุฅู† ุงู„ู…ุญุจ ุงู„ุญู‚ูŠู‚ูŠ ู…ู† ูŠุจุฐู„ ู„ูƒ ุฃูŠ ูŠุนุทูŠูƒ ู„ูŠุณ ุงู„ู…ุญุจ ุงู„ุญู‚ูŠู‚ูŠ ู…ู† ุชุจุฐู„ ู„ู‡ ู„ุฃู† ุงู„ู…ุญุจุฉ ุงู„ุญู‚ูŠู‚ูŠุฉ ุฃุฎุฐ ุฎุตุงู„ ุงู„ู…ุญุจูˆุจ ู„ู…ุญุจู‡. ุงู„ู‚ู„ุจ ูู„ุง ูŠุตูŠุฑ ุนู†ุฏ ุงู„ู…ุญุจ ุงู„ุชูุงุช ู„ุบูŠุฑ ู…ุญุจูˆุจู‡ ูู…ู† ุนุจุฏู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู„ุฌู†ุชู‡ ูู„ูŠุณ ู…ุญุจุง ู„ู‡ ุจู„ ู„ู„ุฌู†ุฉArtinya, โ€œPecinta sejati itu bukanlah orang yang mengharapkan imbalan dari kekasihnya atas perbuatan yang dia lakukan. Ia tidak bermakasud surga atau selamat dari neraka dengan amal salehnya. atau mengejar sebuah tujuan duniawi atau ukhrawi dari sang kekasih. Pecinta sejati itu orang yang berbuat yakni mempersembahkan sesuatu untukmu. Pecinta sejati itu bukan orang yang diberikan sesuatu olehmu karena cinta sejati meraih seluruh ridha kekasih untuk pecintanya. Bagi pencinta sejati, hatinya takkan berpaling pada selain kekasihnya. Oleh karena itu, siapa saja yang menyembah Allah SWT karena surga-Nya, maka ia bukan orang yang cinta Allah, tetapi cinta surga,โ€ Lihat Syekh Syarqawi, Syarhul Hikam, [Semarang Taha Putra, tanpa catatan tahun], juz II, halaman 62-63.Jelasnya, cinta kepada Allah harus dibuktikan dengan pengorbanan secara total tanpa mengharapkan imbalan apapun baik yang bersifat materi maupun nonmateri. Niat ini yang membedakan penghambaan orang yang cinta sejati kepada Allah dan penghambaan orang yang memiliki pamrih sebagai keterangan Syekh Ibnu Abbad berikut iniุงู„ู…ุญุจุฉ ุชู‚ุชุถู‰ ู…ู† ุงู„ู…ุญุจ ุจุฐู„ ูƒู„ูŠุงุชู‡ ูˆุฌุฒุฆูŠุงุชู‡ ููŠ ู…ุฑุถุงุฉ ู…ุญุจูˆุจู‡ ู…ู† ุบูŠุฑ ุทู„ุจ ุญุธ ูŠู†ุงู„ู‡ ู…ู†ู‡. ูู‡ุฐุง ู…ู…ุง ูŠู„ุฒู… ูˆุฌูˆุฏ ุงู„ู…ุญุจุฉArtinya, โ€œCinta itu menuntut pengorbanan segala hal besar maupun hal kecil dari pecinta untuk kesenangan kekasihnya tanpa menuntut bagian yang harusnya ia terima dari kekasihnya. Ini salah satu bagian dari kelaziman riil sebuah cinta,โ€ Lihat Syekh Muhammad Ibnu Abbad, Syarhul Hikam, [Semarang Toha Putra, tanpa catatan tahun], juz II, halaman 62-63.Sejumlah keterangan di atas ini tidak dimaksudkan untuk menilai kadar cinta orang per orang kepada Allah SWT. Pasalnya, cinta adalah masalah ghaib yang tersimpan di batin masing-masing orang. Semua ini dimaksudkan untuk mengevaluasi diri kita seperti apa warna penghambaan kita kepada Allah SWT. Wallahu alam. Alhafiz K ๏ปฟSyair Al Hikam merupakan kata-kata bijak Syekh Ibnu Athaโ€™illah As-Sakandari dalam maqolah Kitab Al-Hikam dilengkapi teks arab dan artinya. โ€“ Syair berasal dari bahasa Arab dari akar kata syiโ€™ir atau syuโ€™ur yang memiliki arti perasaan yang menyadari. Sedangkan syair sendiri berasal dari Persia, yang kemudian dikenal juga sebagai puisi. Sedangkan syair Al Hikam merupakan puisi yang diambil dari maqolah kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Athaโ€™illah As-Sakandari. Syair al hikam adalah kata-kata bijak untuk para pesalik yakni seseorang yang menjalani laku ilmu tasawuf. Kata-kata bijak Syekh Ibnu Athaโ€™illah As-Sakandari berisi berbagai hal tentang kehidupan. Berikut ini syair Al Hikam karya Syekh Ibnu Athaโ€™illah As-Sakandari teks arab dan artinya ู…ูู†ู’ ุนู„ุงู…ุงุชู ุงู„ุง ูุนู’ุชูู…ุงุฏู ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ุนูŽู…ู„ู ู†ู€ูู‚ู€ูŽุตูŽุงู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌุงุกูุนูู†ู’ุฏูŽ ูˆูุฌููˆู’ุฏู ุงู„ุฒูŽู‘ู„ู„ โ€œSebagian dari tanda bahwa seorang itu bergantung pada kekuatan amal dan usahanya, yaitu berkurangnya pengharapan atas rahmat dan karunia Allah ketika terjadi padanya suatu kesalahan dan dosa.โ€ ุฅุฑุงุฏูŽุชู€ููƒูŽ ุงู„ุชูŽุฌู’ุฑููŠู’ุฏูŽ ู…ุนูŽ ุงูู‚ุงู…ุฉูุงู„ู„ู‡ู ุงููŠู‘ุงูƒูŽ ูู‰ ุงู„ุงูŽุณู’ุจูŽุงุจู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูŽู‡ู’ูˆุฉู ุงู„ุฎูููŠูŽู‘ุฉูุŒ ูˆูŽุฅุฑุงุฏูŽุชู€ููƒูŽ ุงู„ุงูŽุณู’ุจูŽุงุจู ู…ุนูŽ ุงูู‚ุงู…ุฉูุงู„ู„ู‡ู ุงููŠู‘ุงูƒูŽ ูู‰ ุงู„ุชูŽุฌู’ุฑููŠู’ุฏูŽ ุงูู†ู’ุญุทุงุท ูŒ ุนู† ุงู„ู‡ูู…ูŽู‘ุฉู ุงู„ุนูŽู„ูŠูŽู‘ุฉู โ€œKeinginanmu untuk tajrid hanya beribadat saja tanpa berusaha untuk dunia, padahal Allah masih menempatkan engkau pada golongan orang-orang yang harus berusaha asbab, maka keinginanmu itu termasuk nafsu syahwat yang samar halus. Sebaliknya keinginanmu untuk berusaha asbab, padahal Allah telah menempatkan dirimu pada golongan orang yang harus beribadat tanpa kasab berusaha, maka keinginan yang demikian berarti menurun dari semangat yang tinggiโ€. ุณูŽูˆูŽุงุจูู‚ู ุงู„ู‡ูู…ุงูŽู…ู ู„ุงูŽ ุชูŽุญู’ุฑูู‚ู ุงูŽุณู’ูˆูŽุฑูŽุงู„ุงูŽู‚ู’ุฏูŽุงุฑู โ€œKerasnya himmah /semangat perjuangan, tidak dapat menembus tirai takdir.โ€ ุงูŽุฑูุญู’ ู†ูŽูู’ุณูŽูƒูŽ ู…ู†ูŽ ุงู„ุชู€ูŽุฏู’ ุจู€ููŠู’ุฑููู…ุงูŽ ู‚ุงู…ูŽ ุจู‡ู ุบูŠุฑููƒูŽ ุนูŽู†ู’ูƒูŽ ู„ุง ุชู‚ู€ูู…ู’ ุจู‡ู ู„ู†ู€ูŽูู€ู’ุณูƒ โ€œIstirahat dirimu/pikiranmu dari kesibukan mengatur kebutuhan duniamu, sebab dari apa yang telah diatur oleh selain kamu yaitu Allah, tidak perlu engkau ikut sibuk memikirkannya.โ€ ุงูุฌู’ุชูู‡ุงุฏููƒูŽ ููŠู…ูŽุง ุถูู…ู†ูŽ ู„ูƒูŽ ูˆุชู‚ู€ู’ุตููŠุฑููƒูŽ ููŠู…ุงูŽ ุทูู„ุจูŽ ู…ู†ูƒูŽ ุฏูŽู„ููŠู„ูŒ ุนู„ู‰ ุงู†ุทูู…ุงุณู ุงู„ุจูŽุตููŠู’ุฑูŽุฉู ู…ู†ูƒูŽ โ€œKesungguhanmu untuk mencapai apa-apa yang telah dijamin pasti akan sampai kepadamu, di samping kelalaianmu terhadap kewajiban yang di amanatkan kepadamu, membuktikan butanya mata hatimu bashirah.โ€ ู„ุงูŽูŠูŽูƒูู†ู’ ุชุฃุฎูุฑูŽ ุฃู…ูŽุฏู ุงู„ุนูŽุทูŽุงุกู ู…ุนูŽ ุงู„ุงูู„ุญุงุญู ูู‰ ุงู„ุฏูุนุงุกูู…ูˆุฌูุจุงู‹ ู„ููŠุงุกุณููƒูŽ ูู‡ููˆูŽ ุถูŽู…ู† ู„ูƒูŽ ุงู„ุงูุฌุงูŽุจุฉ ูŽ ููŠู…ุงูŽ ูŠุฎุชูŽุงูŽุฑูู‡ู ู„ูƒูŽ ู„ุง ููŠู…ูŽุง ุชูŽุฎุชุงูŽุฑูู„ูู†ูู’ุณููƒูŽ ูˆูŽูู‰ ุงู„ูˆูŽู‚ุชู ุงู„ูŽู‘ุฐู‰ ูŠูุฑููŠุฏู ู„ุงู ุงู„ูˆู‚ุชู ุงู„ุฐู‰ ุชู€ูุฑูŠุฏู โ€œJanganlah keterlambatan waktu pemberian Tuhan kepadamu, padahal engkau bersungguh-sungguh dalam berdoa menyebabkan putus harapan, sebab Allah telah menjamin dan menerima semua doa dalam apa yang ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu, dan pada waktu yang ditentukan Allah, bukan pada waktu yang engkau tentukan.โ€ ู„ุง ูŠูุดูƒู€ูู‘ูƒู†ูŽู‘ูƒ ูู‰ ุงู„ูˆูŽุนุฏู ุนุฏู…ู ูˆู‚ูˆุนู ุงู„ู…ูŽูˆู’ุนููˆุฏู ูˆุงู†ู’ ุชูŽุนูŽูŠูŽู‘ู†ูŽ ุฒู…ูŽู†ู€ูู‡ู ู„ู€ุกู€ู„ุงูŽู‘ูŠูŽูƒูˆู†ูŽ ุฐูฐ ู„ูƒูŽ ู‚ูŽุฏุญุงู‹ ูู‰ ุจุตูŠุฑูŽุชูƒูŽ ูˆุงูุฎู€ู’ู…ุงูŽุฏุงู‹ู„ูู†ูˆุฑู ุณูŽุฑููŠุฑูŽุชููƒูŽ โ€œJangan sampai kamu merasa ragu, terhadap janji Allah, karena tidak terlaksananya apa yang telah dijanjikan itu, meskipun telah tertentu tiba waktunya, supaya tidak menyalahi pandangan mata hatimu, atau memadamkan cahaya hatimu sirmu.โ€ Kata-kata bijak Ibnu Athaโ€™illah As-Sakandari ุงูุฐุงูŽ ููŽุชุญูŽ ู„ูƒ ูˆูุฌู’ู‡ูŽุฉ ู‹ ู…ู† ุงู„ุชู€ูŽู‘ุนูŽุฑูู‘ูู ูู„ุง ุชูุจุงูŽู„ู ู…ุนู‡ุง ุงู† ู‚ูŽู„ูŽู‘ ุนูŽู…ูŽู„ููƒูŽ ููŽุงูู†ูŽู‘ู‡ู ู…ุงูุชุญูŽู‡ุงูŽ ู„ูƒ ุงู„ุง ูˆู‡ูˆ ูŠุฑููŠุฏ ุงู†ูŠุชุนุฑูŽููŽ ุงู„ูŠูƒูŽ ุงู„ู… ุชูŽุนู„ู… ุงู†ูŽู‘ ุงู„ุชู€ูŽู‘ุนูŽุฑูููŽ ู‡ูˆูŽู…ูˆุฑูุฏู‡ู ุนู„ูŠูƒูŽ ูˆุงู„ุงูŽุนู…ุงู„ู ุงู†ุชูŽ ู…ูู‡ุฏู ูŠู‡ุง ุงู„ูŠู‡ู ูˆุงูŽูŠู†ูŽ ู…ุงุชู€ูู‡ุฏ ูŠู‡ู ุงู„ูŽูŠู‡ู ูˆุงูŽูŠู†ูŽ ู…ุง ุชูู‡ุฏู ูŠู‡ู ุงู„ูŠู’ู‡ู ู…ูู…ูŽู‘ุง ู‡ูˆูŽ ู…ูˆุฑูุฏู‡ู ุงู„ูŠูƒูŽ โ€Apabila Tuhan membukakan bagimu suatu jalan untuk makrifat mengenal pada-Nya, maka jangan menghiraukan soal amalmu yang masih sedikit, sebab Tuhan tidak membukakan bagimu, melainkan Ia akan memperkenalkan diri kepadamu. Tidakkah engkau tahu bahwa makrifat itu semata-mata pemberian karunia Allah kepadamu, sedang amal perbuatanmu hanyalah hadiahmu kepad-Nya dengan pemberian karunia Allah kepadamu.โ€ ุชู†ูˆูŽู‘ุนุช ุงุฌู’ู†ุงูŽุณู ุงู„ุงูŽุนู…ุงู„ู ู„ุชู†ูˆูู‘ุนู ูˆุงุฑูุฏุงูŽุชู ุงู„ุงุญู’ูˆุงู„ู โ€œBeraneka macam jenis amal perbuatan, karena bermacam-macam pula pemberian karunia Allah yang diberikan kepada hamba-Nya.โ€ ุงู„ุงูŽุนู…ุงู„ู ุตูˆูŽุฑูŒ ู‚ุงุกู…ุฉ ูŒ ูˆูŽุงุฑูˆุงุญูู‡ุง ูˆุฌูˆุฏู ุณูุฑูู‘ ุงู„ุงุฎู„ุงุตู ููŠู‡ุง โ€œAmal itu semata bentuk-bentuk yang tampil, adapun ruh-ruh yang menghidupkannya adalah terdapatnya rahasia ikhlas dalam amal perbuatan itu.โ€ ุงูุฏู’ูู† ูˆูุฌููˆุฏูŽูƒ ูู‰ ุงุฑุถู ุงู„ุฎูู…ูˆู„. ูู…ุง ู†ุจุชูŽ ู…ูู…ูŽู‘ุงู„ู… ูŠูุฏูู† ู„ุงูŠุชูู…ูู‘ ู†ูุชุงุฌู‡ู โ€œTanamlah dirimu dalam tanah kerendahan, sebab tiap sesuatu yang tumbuh namun tidak ditanam, maka tidak sempurna hasil buahnya.โ€ ู…ุงู†ูุนูŽ ุงู„ู‚ูŽู„ุจูŽ ุดูŽูŠุกูŒ ู…ุซู„ู ุนูุฒู’ู„ุฉู ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุจู‡ุง ู…ูŠุฏุงู† ูููƒุฑุฉู โ€œTidak ada sesuatu yang sangat berguna bagi hati jiwa, sebagaimana menyendiri untuk masuk ke medan berpikir tafakurโ€ ูƒูŠู ูŠูุดู’ุฑู‚ู ู‚ู„ุจูŒ ุตููˆูŽุฑูุงู„ุงูŽูƒูˆูŽุงู†ู ู…ูู†ุทุจูุนูŽุฉ ูŒ ูู‰ ู…ูุฑู’ุงูŽุชู‡ ุŸ ุงู… ูƒูŠููŽ ูŠุฑุญู„ู ุงู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูˆู‡ูˆ ู…ููƒุจูŽู‘ู„ูŒ ุจูุดู‡ูˆุงุชูู‡ู ุŸ ุงู… ูƒูŠููŽ ูŠูŽุทู…ุนู ุงู† ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ูŽ ุญูŽุถุฑูŽุฉูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูˆู‡ูˆ ู„ู… ูŠุชุทู‡ูŽู‘ุฑู’ ู…ู† ุฌู†ุงุจุฉู ุบูู„ุงุชู‡ู ุŸ ุงู… ูƒูŠููŽ ูŠุฑุฌููˆุงูŽู†ู’ ูŠูŽูู‡ูŽู…ูŽ ุฏ ู‚ุงุกู€ู‚ูŽ ุงู„ุงุณุฑุงูŽุฑู ูˆู‡ููˆูŽ ู„ู…ู’ ูŠูŽุชู€ูุจู’ ู…ู† ู‡ููŽูˆูŽุงุชูู‡ูุŸ โ€œBagaimana akan dapat bercahaya hati seseorang yang gambar dunia ini terlukis dalam cermin hatinya. Bagaimana menuju kepada Allah, padahal ia masih terbelenggu oleh nafsu syahwat. Atau bagaimana akan dapat masuk menjumpai Allah, padahal ia belum bersih dari kelalaian. Bagaimana ia berharap akan mengerti rahasia yang halus dan tersembunyi, padahal ia belum taubat dari kekeliruannya.โ€ ุงู„ูƒูŽูˆู†ู ูƒู„ูู‘ู‡ู ุธูู„ู…ุฉ ูŒ ูˆุงูู†ู‘ู…ูŽุง ุงูŽู†ุงูŽุฑูŽู‡ู ุธูู‡ููˆุฑูุงู„ุญูŽู‚ูู‘ ููŠู‡ ูู…ู† ุฑุฃู‰ ุงู„ูƒูŽูˆู’ู†ูŽ ูˆู„ู… ูŠูŽุดู’ู‡ูŽุฏู’ู‡ู ููŠู‡ู ุงูˆุนูู†ุฏู‡ู ุงูˆู‚ูŽุจู’ู„ู‡ ุงูˆุจูŽุนู’ุฏู‡ู ูู‚ุฏ ุงูŽุนูˆุฒูŽู‡ู ูˆุฌูˆุฏู ุงู„ุงู†ูˆูŽุฑู ูˆุญูุฌูุจุชู’ ุนูŽู†ู‡ ุดู…ูˆุณ ุงู„ู…ุนุงุฑูู ุจูุณูุญูุจู ุงู„ุงุซุงุฑู โ€œAlam itu semuanya dalam kegelapan, sedangkan yang meneranginya, hanya karena dhohirnya Al-haq Allah padanya, maka barangsiapa yang melihat alam, lantas tidak melihat Allah di dalamnya, atau didekatnya, atau sebelumnya, atau sesudahnya, maka sungguh ia telah disilaukan oleh nur cahaya, dan tertutup baginya surya nur-cahaya maโ€™rifat oleh tebalnya benda-benda alam ini.โ€ ู…ูู…ูŽู‘ุงูŠูŽุฏูู„ูู‘ูƒูŽ ุนู„ู‰ ูˆุฌููˆุฏู ู‚ู‡ุฑูู‡ู ุณูุจู’ุญุงู†ู‡ู ุงู† ุญุฌุจูƒูŽ ุนูŽู†ู‡ู ุจู…ุง ู„ูŠุณูŽ ุจู…ูˆุฌููˆุฏู ู…ุนู‡ู โ€œDi antara bukti-bukti yang menunjukkan adanya kekuasaan Allah yang luar biasa, ialah dapat menghijab engkau dari pada melihat kepada-Nya dengan hijab tanpa wujud di sisi Allah.โ€ ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆุงู„ุฐู‰ ุงุธู‡ุฑูƒู„ูŽู‘ ุดูŠู‰ุกู โ€œBagaimana dapat dibayangkan bahwa Allah dapat dihijab dibatasi tirai oleh sesuatu padahal Allah yang menampakkan mendhohirkan segala sesuatu.โ€ ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆุงู„ุฐู‰ ุธูŽู‡ุฑุจููƒู„ู‘ ุดูŠู‰ุกู โ€œBagaimana mungkin akan dihijab oleh sesuatu, padahal Dia Allah yang tampak dhohir pada segala sesuatu.โ€ ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆุงู„ุฐู‰ ุธู‡ุฑูู‰ ูƒู„ู‘ ุดูŠู‰ุกู โ€œBagaimana akan mungkin dihijab oleh sesuatu, padahal Dia Allah yang terlihat dalam tiap sesuatu.โ€ ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆุงู„ุฐู‰ ุธู‡ุฑู„ููƒู„ู‘ ุดูŠู‰ุกู ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุธุงู‡ุฑู‚ุจู„ ูˆุฌูˆุฏู ูƒู„ู‘ ุดูŠู‰ุกู โ€œBagaimana akan dapat ditutupi oleh sesuatu, padahal Dia Allah yang tampak pada tiap sesuatu. Bagaimana mungkin akan dihijab oleh sesuatu, padahal Dia Allah yang ada dhohir sebelum adanya sesuatu.โ€ ูƒูŠููŽ ูŠุชุตูˆูŽู‘ุฑู ุงู† ูŠุญุฌุจู‡ู ุดูŠู‰ุกูŒ ูˆู‡ูˆ ุงูŽุธูŽู’ู‡ุฑู…ู† ูƒู„ู‘ ุดูŠู‰ุกู โ€œBagaimana akan mungkin dihijab oleh sesuatu, padahal Dia Allah lebih jelas dari segala sesuatu.โ€ [Luk] NAHWU CINTA Oleh; Fuad Basya. ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡... Cinta adalah bahagianya hati saat bersama dengan objek yang dicinta. Jadi cinta adalah bentuk kata yang musytaq tidak jamid. Dalam bait-bait Syair Laila Majnun banyak sekali pengkisahan cinta dari gambaran dua insan sejoli yang saling mencintai tapi terpisahkan oleh keadaan. . Syair-syair tersebut sering kali menjadi motifasi bagi siapa saja yang tengah dilanda asmara, karena mereka benar-benar bisa menghayati kandungan makna dan maksud daripada syair itu, lantaran sedang menjalaninya. . Namun karena _Syair Laila Majnun_ memang hanya fokus pada penggambaran tentang cinta dan sudah banyak dijadikan jurus untuk meluluhkan si jantung hati, maka ada potensi garing dalam syair tersebut untuk dijadikan rayuan gombal, lantaran sudah tidak asing lagi didengar. . Namun, bagaimana bila Jurus rayuan gombal untuk menaklukan si jantung hati menggunakan _syair-syairdari Nadzom alfiyah?_ Pasti akan lebih efektif. Berikut beberapa bait nadzom alfiyah yang bisa diaplikasikan dalam kisah asmara Syair Cinta Dalam Bait Alfiyah Dalam Diam. Ibnu Malik berkata ูˆูŠุฑูุน ุงู„ูุงุนู„ ูุนู„ ุฃุถู…ุฑุง * ูƒู…ุซู„ ุฒูŠุฏ ููŠ ุฌูˆุงุจ ู…ู† ู‚ุฑุฃ "Faโ€™il terkadang bisa dibaca rofa' oleh fiโ€™il yang disimpan. seperti ucapan kata โ€œzaidโ€ sebagai jawaban dari pertanyaan โ€œsiapa orang yang membaca?โ€.". Artinya, Ada tipikal seseorang yang sedang jatuh cinta tapi, memilih untuk menyimpan sejenak perasaan itu, bukan tak beralasan,namun karena dia beranggapan bahwa cinta untuk saat ini hanya sebuah hasrat yang belum mencapai tingkat kebutuhan. Namun bukan berarti dia melupakan cinta tersebut, dia tetap mencinta tapi dengan cara yang samar/Cinta dalam diam. Karena dia berfikir jauh kedepan, mempersiapakan diri sebaik mungkin agar dia menjadi sosok yang pantas. Dia mencinta dengan cara yang berbeda, namun indah. Sebab cinta bukan hanya sekadar tentang merasa nyaman, melainkan, lebih kepada" memberi rasa nyaman." Karena cinta bukan hanya menerima, tapi memberi dan menerima. 2. Hubungan Jarak Jauh. Ibnu Malik berkata ูˆุนู„ู‚ุฉ ุญุงุตู„ุฉ ุจุชุงุจุน ูƒุนู„ู‚ุฉ ุจู†ูุณ ุงู„ุงุณู… ุงู„ูˆุงู‚ุน -Hubungan dlomir yang timbul dari isim taabiโ€™ -Hakikatnya sama saja dengan hubungan dlomir yang timbul dari isim asal tersebut. Contoh ุฒูŠุฏุง ุถุฑุจุชู‡ ุฒูŠุฏุง ุถุฑุจุช ุฑุฌู„ุง ูŠุญุจู‡ Pada pengamalan istighol, kedua contoh ini sama saja. . . Artinya, Dalam masalah cinta jarak jauh, pertemuan merupakan suatu hal yang sangat sulit, namun juga sangat dinantikan. Tapi terkadang bagi yang menjalani LDR. Menelpon atau bahkan melihat potret kekasihnya saja, sudah mampu mengobati rindu yang melanda, layaknya bertemu langsung bertatap muka. Karena cinta yang sejati tidak akan luntur oleh sekat waktu dan jarak. . 3. Memilih Orang Yang Dekat Dan Tepat. Ibnu Malik berkata ูˆููŠ ุงุฎุชูŠุงุฑ ู„ุงูŠุฌูŠุฆ ุงู„ู…ู†ูุตู„ ุฅุฐุง ุชุฃุชู‰ ุฃู† ูŠุฌูŠุฆ ุงู„ู…ุชุตู„ "Dalam kalam natsar tidak perlu mendatangkan dhomir munfasil. Selagi masih bisa memakai dlomir muttasil." Ini penjelasan tentang pembuatan maf'ul bih mengenai pemakaian dlomir. Dahulukanlah dlomir muttasilDlomir yang lebih dekat daripada dlomir munfasilDlomir yang jauh. Contoh ุถุฑุจุชูƒ bukan ุถุฑุจุช ุฅูŠุงูƒ. Artinya. Dalam menentukan pasangan atau jodoh, carilah cinta seseorang yang lebih dekat dengan kamu dan mengesampingkan cinta seseorang yang jauh. . Maksudnya, orang yang dekat adalah, dia yang kepribadiannya sudah kamu kenal lebih jauh. Sehingga kamu faham akan karakteristiknya, sikap, watak, dan kepribadiannya. Maka dahulakan orang yang sudah lebih dulu mentaarufimu yang membuat nyaman hatimu. . Dan orang yang jauh adalah, dia yang belum kamu kenal sama sekali baik identitas ataupun kepribadiannya dan dia juga belum berpertasi membuat hatimu merasa nyaman dengannya. . 4. Menanyakan Status single. Ibnu Malik berkata ูˆ ู‡ู„ ูุชู‰ ููŠูƒู…ุŒ ูู…ุง ุฎู„ ู„ู†ุง* ูˆุฑุฌู„ ู…ู† ุงู„ูƒุฑุงู… ุนู†ุฏู†ุง Apakah sudah ada seorang laki-laki di sampingmu Karena saya belum memiliki kekasih. Kami punyai Seseorang yang mulia. Langkah awal sebelum menyatakan cinta adalah mengobservasi dahulu calon pasangan kita, apakah dia sudah mempunyai kekasih atau belum, apakah dia masih singleJomblo Atau berpasangan. Karena dalam islam sendiri, melamar lamaran orang sangatlah dilarang. Walaupun mungkin cinta tak bisa disalahkan karena cinta itu buta dan membutakan, tapi setidaknya jangan sampai ada bertambah fihak yang sakit hati karena cinta segi tiga atau segi empat. Dan meskipun ada ungkapan "Sebelum janur kuning melengkung." Namun cinta masih bisa dinetralisir dengan mencari pengganti lain. Wanita tidak cuma satu di Dunia. 5. Move On. Ibnu Malik berkata ูŠู†ูˆุจ ู…ูุนูˆู„ ุจู‡ ุนู† ูุงุนู„ ููŠู…ุง ู„ู‡ ูƒู†ูŠู„ ุฎูŠุฑ ู†ุงุฆู„ Dalam mabni lilmaf'ul/mabni majhul, mafโ€™ul bih akan menggantikan posisinya si fail. Maka darisegi hukum dan amalnya akan sama persis dengan faโ€™il. Yang disebut Naibul fail. . Ada sediki orang yang mungkin sulit untuk menemukan sebuah pencerahan dikala dia merasakan pahitnya cinta, Bahkan bisa jadi dia bertekad untuk tidak lagi jatuh dalam hati seseorang, yang disebut FILOFOBIA. Prinsip seperti itu adalah salah, sebab pada dasarnya, semua orang mempunyai jodoh masing-masing dan akan dipertemukan dengan jodohnya suatu hari. Kemungkinan perpisahan yang terjadi, menunjukan bahwa dia yang pergi adalah jodoh yang tidak tepat dan yang harus kita lakukan adalah pre pare agar kita cukup pantas, saat kelak dipertemukan dengan jodoh yang tepat. So, jangan berkecil hati guys. Karena semua akan indah pada waktunya. ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ Sampai di situ saja ya. Sebenarnya masih banyak bait-bait nadzom alfiyah yang berpotensi cinta. Namun berhubung saya sudah capek ngetik dan sudah agak lupa, maka dicukupkan saja dahulu. Mohon dikoreksi yaa.. Bila salah dibenerin, maklum masih bodoh ini.. Oh,ya! Terimakasih buat karena telah menginspirasi oretan ini. Fii amanillah. Sampai jumpa lagi. Jangan lupa share yaaah.๐Ÿ™๐Ÿ™ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡ Foto BAGUS & LENGKAP KUMPULAN BAIT SYAโ€™IR ARAB & ARTINYA โ€œSyair Arab Tentang Cintaโ€ , Syaโ€™ir Imam Syafeโ€™i, Syaโ€™ir Ibnul Qoyyim, Syaiโ€™r Tentang Wanita, Puisi Bahasa Arab, Syair Ahlussunnah Sumber Salah satu upaya kita untuk memudahkan mempelajari Bahasa Arab adalah dengan menghafal bait2 syair arab. Tujuannya adalah agar lidah kita fasih. Tidak hanya itu, terlebih baik lagi apabila kita menghafal ayat2 Quran dan hadits2 Rosulullah Shallallohuโ€™alihi wasallam. Menguasai Syair adalah sebuah tanda kefasihan seseorang terhadap bahasa, oleh karenanya sering sekali kita melihat atau kita temui dalam kitab2 para ulama bahwa mereka menyertakan syair2 dalam bahasa2 yang indah. Diantara para ulama yang menggunakan syair2 dalam kitabnya adalah Imam Syafiโ€™ie, Syeikh Rabiโ€™ AlMadkhaliy, Syeikh Muqbil, Rahimahullaahu ajmaโ€™ien, dll. wallohu aโ€™lam. Ilmu ุฃูŽุฎููŠ ู„ูŽู†ู’ ุชูŽู†ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุนูู„ู’ู…ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุจูุณูุชูŽู‘ุฉู ุณูŽุฃูู†ู’ุจููŠู’ูƒูŽ ุนูŽู†ู’ ุชูŽูู’ุตููŠู’ู„ูู‡ูŽุง ุจูุจูŽูŠูŽุงู†ู ุฐูŽูƒูŽุงุกูŒ ูˆูŽุญูุฑู’ุตูŒ ูˆูŽุงุฌู’ุชูู‡ูŽุงุฏูŒ ูˆูŽุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ูŒ ูˆูŽุตูุญู’ุจูŽุฉู ุฃูุณู’ุชูŽุงุฐู ูˆูŽุทููˆู’ู„ู ุฒูŽู…ูŽุงู†ู Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas 1. Kecerdasan โ€“ ุฐูŽูƒูŽุงุกูŒ 2. Kethomaโ€™an terhadap ilmu โ€“ ุญูุฑู’ุตูŒ 3. Kesungguhan โ€“ ุงุฌู’ุชูู‡ูŽุงุฏูŒ 4. Harta benda bekal โ€“ ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ูŒ 5. Mempergauli guru โ€“ ุตูุญู’ุจูŽุฉู ุฃูุณู’ุชูŽุงุฐู 6. Waktu yang panjang. ุทููˆู’ู„ู ุฒูŽู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู…ูŽุง ุณูู…ูู‘ูŠูŽ ุงู„ุฅู†ู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ุง ู„ูู†ูŽุณู’ูŠูู‡ู * ูˆูŽ ุณูู…ูู‘ูŠูŽ ุงู„ู‚ู„ุจู ู„ุฃู†ู‡ ูŠุชู‚ู„ูŽุจู Tidak dinamakan insan melainkan kerana sifat lupanya, dan dinamakan hati qalbu kerana ia berubah- ubah ูˆุนูŠู† ุงู„ุฑุถุง ุนู† ูƒู„ ุนูŠุจ ูƒู„ูŠู„ุฉ * ูƒู…ุง ุฃู† ุนูŠู† ุงู„ุณุฎุท ุชุจุฏู‰ุงู„ู…ุณุงูˆูŠุง Pandangan simpati menutup segala cela Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat ุฅุฐุงู„ู… ูŠูƒู† ุฅู„ุง ุงู„ุฃุณู†ุฉ ู…ุฑูƒุจ * ูู…ุงุญูŠู„ุฉ ุงู„ู…ุถุทุฑ ุฅู„ุง ุฑ ูƒูˆุจู‡ุง โ€œApabila tidak ada yang lain melainkan hanya tombak untuk dikendarai Maka tidak ada jalan lain bagi yang terpaksa kecuali menaikinya.โ€ ุงู‹ุญุฑุงู… ุนู„ูŠ ุจู„ุงุจู„ู‡ ุงู„ูˆุญ * ุญู„ุงู„ ู„ู„ุทูŠุฑ ู…ู† ูƒู„ ุฌู†ุณ Apakah pohon besar itu haram bagi burung bulbul Tetapi halal bagi burung jenis lainnya ุงู‹ูˆูƒู„ู…ุง ุทู† ุงู„ุฐุจุงุจ ุฒุฌุฑุชุชู‡ ุฅู† ุงู„ุฐุจุงุจ ุฅุฐุงุนู„ูŠ ูƒุฑูŠู… Apakah setiap lalat yang berisik haruskah kuusir Kalau begitu lalat sangatlah mulia bagiku ูˆ ู…ู† ุฌุนู„ ุบุฑุงุจ ู„ู‡ ุฏู„ูŠู„ * ูŠู…ุฑุจู‡ ุนู„ูŠ ุฌูŠู ุงู„ูƒู„ุงุจ โ€œBarangsiapa yang menjadikan burung gagak sebagai dalil Maka ia akan membawanya melewati bangkai-bangkai anjingโ€ ู‚ู„ ุจู…ุง ุดุฆุช ููŠ ู…ุณุจุฉ ุนุฑุถูŠ ูุณูƒูˆุชูŠ ุนู†ุฏ ุงู„ู„ุฆูŠู… ุฌูˆุงุจ ู…ุง ุฃู†ุง ุนุงุฏู… ุงู„ุฌูˆุงุจ ูˆู„ูƒู† ู…ุง ู…ู† ุงู„ุฃุณุฏ ุฃู† ุชุฌูŠุจ ุงู„ูƒู„ุงุจ Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku Toh, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban Bukanlah artinya aku tidak punya jawaban, tetapi Tidak pantas bagi seekor singa meladeni anjing-anjing Diwan asy-Syafiโ€™i hal. 44, tahqiq DR. Imil Badiโ€™ Yaโ€™qub ุฅุฐุง ู…ุง ุงู„ุฃุตู„ ุฃู„ููŠ ุบูŠุฑ ุฒุงูƒ ูู…ุง ุชุฒูƒูˆ ู…ุฏู‰ ุงู„ุฏู‡ุฑ ุงู„ูุฑูˆุน Apabila Pondasinya tidak kuat Maka cabangnya pun akan demikian sepanjang masa ูˆ ูƒู… ู…ู† ุนุงุฆุจ ู‚ูˆู„ุง ุตุญูŠุญุง ูˆ ุขูุชู‡ ู…ู† ุงู„ูู‡ู… ุงู„ุณู‚ูŠู… Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ? Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk ูˆุฅุฐุง ุงู„ุฏุนุงูˆู‰ ู„ู… ุชู‚ู… ุจุฏู„ูŠู„ู‡ุง ุจู€ู€ ุงู„ู†ุต ูู‡ูŠ ุนู„ู‰ ุงู„ุณูุงู‡ ุฏู„ูŠู„ Jika para pendakwa tidak menopang dalilnya dengan argumentasi Maka dia berada di atas selemah-lemahnya dalil ูˆุงู„ุญู‚ ู…ู†ุตูˆุฑ ูˆู…ู…ุชุญู† ูู„ุง ุชุนุฌุจ ูู‡ุฐูŠ ุณู†ุฉ ุงู„ุฑุญู…ู† Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka janganlah Heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman sunnatullah. Imam Ibnul Qoyyim di dalam al-Kafiyah asy-Syafiyah 217 ูˆุฅุฐุง ู„ู… ุชุฑ ุงู„ู‡ู„ุงู„ ูุณู„ู… ู„ุฃู†ุงุณ ุฑุฃูˆู‡ ุจุงู„ุฃุจุตุงุฑ Apabila engkau tidak melihat bulan sabit maka serahkanlah Kepada manusia yang melihatnya dengan mata kepala ู„ูˆ ูƒู†ุช ุชุนู„ู… ู…ุง ุฃู‚ูˆู„ ุนุฐุฑุชู†ูŠ ุฃูˆ ูƒู†ุช ุฃุนู„ู… ู…ุง ุชู‚ูˆู„ ุนุฐู„ุชูƒุง ู„ูƒู† ุฌู‡ู„ุช ู…ู‚ุงู„ุชูŠ ูุนุฐู„ุชู†ูŠ ูˆุนู„ู…ุช ุฃู†ูƒ ุฌุงู‡ู„ ูุนุฐุฑุชูƒุง Seandainya kamu faham ucapanku niscaya kamu akan memaafkanku Atau aku mengetahui ucapanmu maka aku mengkritikmu Tetapi engkau tidak faham ucapanku sehingga mencelaku Dan aku tahu bahwa kamu tidak faham maka aku memaafkanmu ุชูƒุงุซุฑุช ุงู„ุธูŠุงุก ุนู„ู‰ ุฎุฑุงุด ูู…ุง ูŠุฏุฑูŠ ุฎุฑุงุด ู…ุง ูŠุตูŠุฏ Kijang itu begitu banyak di hadapan Khirasy sebangsa serigala Sehingga dia tidak tahu mana yang harus diburu terlebih dahulu ุณุงุฑุช ู…ุดุฑู‚ุฉ ูˆุณุฑุช ู…ุบุฑุจุง ุดุชุงู† ุจูŠู† ู…ุดุฑู‚ ูˆู…ุบุฑุจ Dia berjalan ke timur dan aku berjalan ke barat Aduhai alangkah jauhnya timur dan barat ุงุญุฐุฑ ู„ุณุงู†ูƒ ุฃู† ูŠู‚ูˆู„ ูุชุจุชู„ู‰ ุฅู† ุงู„ุจู„ุงุก ู…ูˆูƒู„ ุจุงู„ู…ู†ุทู‚ Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka Sebab petaka itu bergantung pada ucapan ูุงู„ุจู‡ุช ุนู†ุฏูƒู… ุฑุฎูŠุต ุณุนุฑู‡ ุญุซูˆุง ุจู„ุง ูƒูŠู„ ูˆู„ุง ู…ูŠุฒุงู† Di sisi kalian dusta itu sangat murah harganya Tanpa ditakar dan ditimbang mereka menghamburkannya ุชูŽุฎูุถู’ ูููŠู’ ุญูŽุฏููŠู’ุซู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู’ ุญูŽู‚ูู‘ูƒูŽ ุณูู…ูŽุงุนูู‡ู Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang engkau tidak berhak mendengarkannya ูˆ ูƒู… ู…ู† ุนุงุฆุจ ู‚ูˆู„ุง ุตุญูŠุญุง ูˆ ุขูุชู‡ ู…ู† ุงู„ูู‡ู… ุงู„ุณู‚ูŠู… Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ? Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk ุณุชุจุฏูŠ ู„ูƒ ุงู„ุฃูŠุงู… ู…ุง ูƒู†ุช ุฌุงู‡ู„ุง ูˆูŠุฃุชูŠูƒ ุจุงู„ุฃู†ุจุงุก ู…ู† ู„ู… ุชุฒูˆุฏ Waktu akan menampakkan apa yang tidak kamu ketahui Dan datang memberimu berita tentang apa yang tak kamu ketahui ู„ูƒู„ ู…ู‚ุงู„ ู…ู‚ุงู… ูˆ ู„ูƒู„ ู…ู‚ุงู… ู…ู‚ุงู„ โ€œSetiap ucapan ada tempatnya dan setiap tempat ada ucapannya tersendiri.โ€ ู„ุงูŽ ูŠูŽุญู’ู…ูุฏู ุงู„ุณูŽู‘ูŠู’ูู ูƒูู„ูŽู‘ ู…ูŽู†ู’ ุญูŽู…ูŽู„ูŽู‡ู Pedang itu tidak memuji setiap orang yang membawanya ูƒู„ ูŠุฏุนู‰ ูˆุตู„ุงุจู„ูŠู„ู‰ ูˆู„ูŠู„ู‰ ู„ุงุชู‚ุฑู„ู‡ู… ุจุฐุงูƒ Semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila Namun Laila memungkiri pengakuan-pengakuan mereka tersebut ููŽุนูŽู„ูŽูŠูƒูŽ ุจูุงู„ุชูŽูุตููŠู„ู ูˆูŽุงู„ุชูŽุจูŠููŠู†ู ููŽุงู„ ุฅูุทู„ุงูŽู‚ู ูˆูŽุงู„ุฅูุฌู…ูŽุงู„ู ุฏููˆู†ูŽ ุจูŽูŠูŽุงู† ู‚ูŽุฏ ุฃูŽูุณูŽุฏูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ูˆูุฌููˆุฏูŽ ูˆูŽุฎูŽุจูŽู‘ุทุง ุงู„ ุฃูŽุฐู‡ูŽุงู†ูŽ ูˆูŽุงู„ุขุฑุงุกูŽ ูƒูู„ูŽู‘ ุฒูŽู…ูŽุงู†ู Haruslah engkau memperinci dan menjelaskan Penjelasan global tanpa perincian Telah merusak alam ini dan membingungkan Akal pikiran setiap zaman. Ibnul Qayyim ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽูƒู ุฐูŽุง ููŽู…ู ู…ูุฑูู‘ ู…ูŽุฑููŠู’ุถู ูŠูŽุฌูุฏู ู…ูŽุฑู‹ู‘ุง ุจูู‡ู ุงู„ู…ูŽุงุกูŽ ุงู„ุฒูู‘ู„ุงู„ุง Barangsiapa yang merasa sakit mulutnya Niscaya air yang tawar akan terasa pahit baginya ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ุฅูุฐูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุฑูู‘ ุฃูŽุจู’ุฏูŽู‰ ู†ูŽุงุฌูุฐูŽูŠู’ู‡ู ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุทูŽุงุฑููˆุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฒูŽุฑูŽููŽุงุชู ูˆูŽูˆูุญู’ุฏูŽุงู†ู Bila kejelekan menampakkan kedua taringnya pada suatu kaum maka mereka akan menyerangnya secara berkelompok dan sendiri-sendiri ุดูุฑูŽุงุกู ุงู„ู†ูู‘ูููˆุณู ุจูุงู„ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ู’ ุจูŽูŠู’ุนูู‡ูŽุง ุจูุงู„ุนูุฏูˆูŽุงู†ู Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik daripada menjualnya dengan permusuhan ุญูŽูŠู’ุซูู…ูŽุง ุชูŽุณู’ุชูŽู‚ูู…ู’ ูŠูู‚ูŽุฏูู‘ุฑู’ ู„ูŽูƒูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู†ูŽุฌูŽุงุญู‹ุง Sekiranya engkau menempuh jalan yang lurus niscaya Alloh akan memastikan kesukesan bagimu ุฃูŽุนูŽุงุฐูŽูƒูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ ู…ูู†ู’ ุณูู‡ูŽุงู…ูู‡ูู… ูˆูŽู…ูุฎู’ุทูุฆูŒ ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽู…ููŠูู‘ู‡ู ุงู„ู‚ูŽู…ูŽุฑู Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka Sungguh naรฏf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan ุฑูŽุณู’ู…ู ุฏูŽุงุฑู ูˆูŽู‚ูŽูู’ุชู ูููŠ ุทูู„ูŽู„ูู‡ู ูƒูุฏู’ุชู ุฃูŽู‚ู’ุถููŠ ุงู„ุญูŽูŠูŽุงุฉูŽ ู…ูู†ู’ ุฌูŽู„ูŽู„ูู‡ู Telah berapa banyak bekas-bekas rumah yang aku telah berhenti pada bekas reruntuhannya Yang hampir saja umurku kuhabiskan untuk ituโ€ฆ ุฃูŽุนูŽุงุฐูŽูƒูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ ู…ูู†ู’ ุณูู‡ูŽุงู…ูู‡ูู… ูˆูŽู…ูุฎู’ุทูุฆูŒ ู…ูŽู†ู’ ุฑูŽู…ููŠูู‘ู‡ู ุงู„ู‚ูŽู…ูŽุฑู Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka Sungguh naรฏf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan Ketahuilah wahai saudarakuโ€ฆ ู„ุงูŽ ูŠูŽุถูุฑูู‘ ุงู„ุณูŽุญูŽุงุจูŽ ู†ูุจูŽุงุญู ุงู„ูƒูู„ุงูŽุจู Gonggongan anjing-anjing itu tidak membahayakan awan SYAIR TENTANG SURGA IBNUL QOYYIM AL-JAUZIYYAH ูŠุง ุฎุงุทุจ ุงู„ุญูˆุฑ ุงู„ุญุณุงู† ูˆุทุงู„ุจุง ู„ูˆุตุงู„ู‡ู€ู† ุจู€ุฌู†ุฉ ุงู„ุญูŠูˆุงู† Wahai peminang bidadari yang cantik jelita dan mencarinya, agar dapat bersanding dengan mereka di syurga negeri kehidupan ุฃุณุฑุน ูˆุญุซ ุงู„ุณูŠุฑ ุฌู‡ุฏูƒ ุงู†ู…ุง ู…ุณุฑุงูƒ ู‡ุฐุง ุณุงุนุฉ ู„ุฒู…ุงู† Bergegaslah dan cepatlah berjalan dengan kesungguhanmu, lantaran waktu perjalananmu itu hanya sesaat dari zaman ู‡ูŠ ุฌู†ุฉ ุทุงุจุช ูˆุทุงุจ ู†ุนูŠู…ู‡ุง ูู†ุนูŠู…ู‡ุง ุจุงู‚ ูˆู„ูŠุณ ุจูุงู† Ialah syurga yang indah dan lezat kenikmatannya, dikarenakan kenikmatannya akan tetap ada dan tidak kehabisan ูˆุจู†ุงุคู‡ุง ุงู„ู„ุจู†ุงุช ู…ู† ุฐู‡ุจ ูˆุฃุฎุฑู‰ ูุถุฉ ู†ูˆุนุงู† ู…ุฎุชู„ูุงู† Bangunannya adalah batu bata yang terbuat dari emas, serta yang lain dari perak, dua jenis yang berbeda ุณูƒุงู†ู‡ุง ุฃู‡ู„ ุงู„ู‚ูŠุงู… ู…ุน ุงู„ุตูŠุงู… ูˆุทูŠุจ ุงู„ูƒู„ู…ุงุช ูˆุงู„ุงุญุณุงู† Penghuninya merupakan orang-orang ahli qiyam dan shiyam, serta yang baik tutur kata lagi gemar berbuat kebajikan ู„ู„ุนุจุฏ ููŠู‡ุง ุฎูŠู…ุฉ ู…ู† ู„ุคู„ุค ู‚ุฏ ุฌูˆูุช ู‡ูŠ ุตู†ุนุฉ ุงู„ุฑุญู…ู† Didalamnya seorang hamba memiliki kemah yang terbuat dari mutiara yang telah dilubangi, itu adalah ciptaan Ar-Rahman ุฃู†ู‡ุงุฑู‡ุง ููŠ ุบูŠุฑ ุฃุฎุฏูˆุฏ ุฌุฑุช ุณุจุญุงู† ู…ู…ุณูƒู‡ุง ุนู† ุงู„ููŠุถุงู† Sungai-sungai mengalir, didalamnya tidak hanya satu parit, Maha Suci Dzat yang menahannya dari banjir ู…ู† ุชุญุชู‡ู… ุชุฌุฑูŠ ูƒู…ุง ุดุงุกูˆุง ู…ูุฌู€ู€ุฑุฉ ูˆู…ุง ู„ู„ู†ู‡ุฑ ู…ู† ู†ู‚ุตุงู† Dibawah merekalah ia mengalir sesuka hati mereka, yang terpancar deras serta tidaklah sungai itu memiliki kekurangan ูˆู„ู‚ุฏ ุฃุชู‰ ุฐูƒุฑ ุงู„ู„ู‚ุงุก ู„ุฑุจู†ุง ุงู„ู€ู€ุฑุญู…ู† ููŠ ุณูˆุฑ ู…ู† ุงู„ู‚ุฑุขู† Dan sungguh telah datang penyebutan tentang pertemuan dengan Rabb kita, Yang Maha Pengasih dalam surat-surat al-qurโ€™an ุฃูˆ ู…ุง ุณู…ุนุช ู…ู†ุงุฏูŠ ุงู„ุงูŠู…ุงู† ูŠุฎู€ู€ุจุฑ ุนู† ู…ู†ุงุฏูŠ ุฌู†ุฉ ุงู„ุญูŠูˆุงู† Tidakkah engkau mendengar penyeru kepada keimanan, yang menceritakan akan ada penyeru di syurga negeri kehidupan ? ูŠุง ุฃู‡ู„ู‡ุง ู„ูƒู… ู„ุฏู‰ ุงู„ุฑุญู…ู† ูˆุนู€ู€ุฏ ูˆู‡ูˆ ู…ู†ุฌุฒู‡ ู„ูƒู… ุจุถู…ุงู† โ€œWahai penghuni syurga, kalian mempunyai di sisi Ar-Rahman, sebuah janji, kini Dia kan menunaikannya kepada kalian sebagai jaminan ู‚ุงู„ูˆุง ุฃู…ุง ุจูŠู‘ุถุช ุฃูˆุฌู‡ู†ุง ูƒุฐุง ุฃุนู…ุงู„ู†ุง ุซู‚ู„ุช ููŠ ุงู„ู…ูŠุฒุงู† Mereka menjawab;โ€Bukankah Engkau telah menjadikan wajah-wajah kami putih berseri, juga amalan-amalan baik telah Engkau beratkan dalam timbanganโ€ ูˆูƒุฐุงูƒ ู‚ุฏ ุฃุฏุฎู„ุชู†ุง ุงู„ุฌู†ุงุช ุญูŠู€ู€ู† ุฃุฌุฑุชู†ุง ุญู‚ุงู‹ ู…ู† ุงู„ู†ูŠุฑุงู† โ€œBegitu pula Engkau telah memasukkan kami kedalam syurga-syurga, kala Engkau benar-benar menyelamatkan kami dari api nerakaโ€ ููŠู‚ูˆู„ ุนู†ุฏูŠ ู…ูˆุนุฏ ู‚ุฏ ุขู† ุฃู† ุฃุนุทูŠูƒู…ูˆู‡ ุจุฑุญู…ุชูŠ ูˆุญู†ุงู†ูŠ Maka Dia berfirmanโ€Aku memiliki suatu janji, telah tiba waktunya Aku memberikannya kepada kalian dengan rahmat dan kasih sayang-Kuโ€ ููŠุฑูˆู†ู‡ ู…ู† ุจุนุฏ ูƒุดู ุญุฌุงุจ ู‡ ุฌู‡ุฑุง ุฑูˆู‰ ุฐุง ู…ุณู„ู… ุจุจูŠุงู† Lantas, merekapun melihat-Nya dengan mata kepala, setelah Dia menyingkap hijabNya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Muslim dengan jelas ูˆุฅุฐ ุฑุขู‡ ุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู† ู†ุณูˆุง ุงู„ุฐูŠ ู‡ู… ููŠู‡ ู…ู…ุง ู†ุงู„ุช ุงู„ุนูŠู†ุงู† Dan apabila orang-orang muโ€™min memandang-Nya , lupalah apa yang mereka ada didalamnya dari segala apa yang pernah diraih oleh kedua mata ูˆุงู„ู„ู‡ ู…ุง ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฏู†ูŠุง ุฃู„ุฐ ู…ู† ุงุดุชูŠุงู‚ ุงู„ุนุจุฏ ู„ู„ุฑุญู…ู† Demi Allah, tidaklah ada didalam dunia ini suatu yang lebih lezat, daripada kerinduan seorang hamba kepada Sang Ar-Rahman ูˆูƒุฐุงูƒ ุฑุคูŠุฉ ูˆุฌู‡ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ ู‡ูŠ ุฃูƒู…ู„ ุงู„ู„ุฐุงุช ู„ู„ุงู†ุณุงู† Begitu juga memandang wajah-Nya, Maha Suci Dia, itu merupakan kelezatan yang paling sempurna bagi seseorang ู„ู„ู‡ ุณูˆู‚ ู‚ุฏ ุฃู‚ุงู…ุชู‡ ุงู„ู…ู„ุงุฆูƒุฉ ุงู„ูƒุฑุงู… ุจูƒู„ ู…ุง ุงุญุณุงู† Allah memiliki bazar yang didirikan oleh para malaikat yang mulia dengan segala bentuk kebaikan ููŠู‡ุง ุงู„ุฐูŠ ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ุง ุนูŠู† ุฑุฃุช ูƒู„ุง ูˆู„ุง ุณู…ุนุช ู…ู† ุงุฐู†ุงู† Didalamnya, demi Allah mata tidak pernah melihatnya sama sekali, dan tidak pula didengar oleh kedua telinga ูƒู„ุง ูˆู„ู… ูŠุฎุทุฑ ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจ ุงู…ุฑุฆ ููŠูƒูˆู† ุนู†ู‡ ู…ุนุจุฑุง ุจู„ุณุงู† Tidak sekali-kali, dan tidak pernah terlintas oleh hati seseorang, sehingga dia bisa mengungkapkannya dengan lisan ูˆุงู‡ุง ู„ุฐุง ุงู„ุณูˆู‚ ุงู„ุฐูŠ ู…ู† ุญู„ู‡ ู†ุงู„ ุงู„ุชู‡ุงู†ูŠ ูƒู„ู‡ุง ุจุฃู…ุงู† Dan itulah, orang yang memiliki bazar lalu menempatinya akan mendapatkan ucapan-ucapan selamat dengan aman sentosa ูŠุฏุนู‰ ุจุณูˆู‚ ุชุนุงุฑู ู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุตุฎุจ ูˆู„ุง ุบุด ูˆู„ุง ุฃูŠู…ุงู† Dia dipanggil di bazar untuk saling mengenal, tidaklah didalamnya ada keributan, tidak pula kecurangan serta umbaran sumpah ู‡ุฐุง ูˆุฎุงุชู…ุฉ ุงู„ู†ุนูŠู… ุฎู„ูˆุฏู‡ู… ุงุจุฏุง ุจุฏุงุฑ ุงู„ุฎู„ุฏ ูˆุงู„ุฑุถูˆุงู† Inilah, dan akhir kenikmatan adalah keabadian mereka selama-lamanya didalam negeri keabadian dan keridhoan ูŠุง ุฑุจ ุซุจุชู†ุง ุนู„ู‰ ุงู„ุงูŠู…ุงู† ูˆุงุฌู€ู€ุนู„ู†ุง ู‡ุฏุงุฉ ุงู„ุชุงุฆู‡ ุงู„ุญูŠุฑุงู† Wahai Rabb ku, teguhkanlah kami diatas keimanan dan jadikanlah kami pemberi petunjuk bagi orang yang sesat lagi kebingungan ูˆุฃุนุฒู†ุง ุจุงู„ุญู‚ ูˆุงู†ุตุฑู†ุง ุจู‡ ู†ุตุฑุง ุนุฒูŠุฒุง ุฃู†ุช ุฐูˆ ุงู„ุณู„ุทุงู† Dan muliakanlah kami dengan kebenaran serta tolonglah kami atasnya dengan pertolongan yang mulia, Engkau lah pemilik kekuasaan ูˆุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ูƒ ุฃูุถู„ ุงู„ุตู„ูˆุงุช ูˆุงู„ุชู€ู€ุณู„ูŠู… ู…ู†ูƒ ูˆุฃูƒู…ู„ ุงู„ุฑุถูˆุงู† Dan atas rosul-Mu seutama-utama sholawat dan salam dari-Mu serta keridhoan yang paling sempurna ูˆุนู„ู‰ ุตุญุงุจุชู‡ ุฌู…ูŠุนุง ูˆุงู„ุฃู„ู‰ ุชุจุนูˆู‡ู… ู…ู† ุจุนุฏ ุจุงู„ุงุญุณุงู† Juga atas para sahabatnya keseluruhan serta orang-orang yang mengikuti mereka setelahnya dengan kebaikan Keluasan bahasa arab menjelaskan satu kata โ€œCINTAโ€ Ibnu Qayyim Al Jauziy rahimahullah dalam kitabnya Dzamm Al Hawa menjelaskan peringkat dan makna cinta serta kosakata yang menggambarkannya. Pandangan mata atau berita yang didengar bisa melahirkan rasa senang disebut Aliqa Apabila melebihinya sehingga terbetik untuk mendekat maka dinamai Mail Dan bila keinginan itu mencapai tingkat kehendak untuk menguasainya maka dinamai Mawaddah bila seseorang bersedia berkorban atau membahayakan dirinya demi kekaksihnya dinamakan Al Isyq Sedangkan jika cinta telah memenuhi hati seseorang sehingga tidak ada lagi tempat bagi yang lain maka dinamakan at tatayum Jika ia tidak lagi dapat menguasai dirinya atau tidak mampu lagi berpikir membedakan sesuatu akibat cinta maka keadaan ini dinamaiWalih Sebenarnya masih banyak kosakata CINTA dalam bahasa arab kurang lebih saya dapat sekitar 50 dari kamus bahasa arab โ€ข Kasih sayang โ€ข 2. Al-Alaqah Cinta, Hubungan, Segumpal darah โ€ข 3. Al-Hawa Hasrat, Nafsu, Keinginan โ€ข 4. Ash-Shabwah Kerinduan โ€ข 5. Ash-Shababah Kerinduan yang halus โ€ข 6. Ash-Syaghaf Cinta yang mendalam โ€ข 7. Al-Miqatu Cinta โ€ข 8. Al-Wajdu Cinta yang disertai rasa sedih โ€ข 9. Al-Kalaf Cinta yang mendalam โ€ข 10. At-Tatayyum Penghambaan โ€ข 11. Al-Isyqu Cinta yang meluap-luap โ€ข 12. Al-Jawa Cinta yang membara โ€ข 13. Ad-Danafu Sakit karena cinta โ€ข 14. Asy-Syajwu Cinta yang berakhir dengan kegelisahan atau kesedihan โ€ข 15. Asy-Syauqu Rindu โ€ข 16. Al-Khilabah Cinta yang mengecoh โ€ข 17. Al-Balabil Yang gelisah โ€ข 18. At-Tabarih Cinta yang memuncak โ€ข 19. As-Sadam Cinta yang berakhir dengan sesal dan rasa sedih โ€ข 20. Al-Ghamarat Bodoh, lalai dan mabuk โ€ข 21. Al-Wahl Takut, gemetar โ€ข 22. Asy-Syajanu Membutuhkan โ€ข 23. Al-Laโ€™iju Hangus, terbakar โ€ข 24. Al-Iktiโ€™ab Merana karena sedih โ€ข 25. Al-Washabu Derita Cinta โ€ข 26. Al-Hazanu Kesedihan โ€ข 27. Al-Kamadu Kesedihan yang terpendam dalam hati โ€ข 28. Al-Ladzโ€™u Terbakar api โ€ข 29. Al-Huraqu Gejala cinta โ€ข 30. As-Suhdu Sulit tidur โ€ข 31. Al-Araqu Tidak dapat tidur โ€ข 32. Al-Lahfu Sedih โ€ข 33. Al-Hanin Kerinduan, Belas kasih โ€ข 34. Al-Istikanah Tunduk, Menyerah โ€ข 35. At-Tabbalah Derita cinta โ€ข 36. Al-Lauโ€™ah Terbakar kerinduan โ€ข 37. Al-Futun Cobaan, Ujian โ€ข 38. Al-Junun Gila, Tidak waras โ€ข 39. Al-Lamamu Setengah gila โ€ข 40. Al-Khablu Binasa โ€ข 41. Ar-Rasis Teguh, Tegar โ€ข 42. Ad-Daโ€™ul Mukhamir Penyakit yang merasuk โ€ข 43. Al-Wuddu Kasih yang tulus โ€ข 44. Al-Khullah Satu cinta โ€ข 45. Al-Khilmu Sahabat โ€ข 46. Al-Gharam Cinta yang dibutuhkan โ€ข 47. Al-Huyam Sangat dahaga โ€ข 48. At-Tadliyah Gila, Linglung โ€ข 49. Al-Walahu Tidak waras dan bingung โ€ข 50. At-Taโ€™abbud Penghambaan Sumber

syair cinta ibnu athaillah